Home Demam Berdarah Dengue 3 Fase Demam Berdarah yang Wajib Diketahui

3 Fase Demam Berdarah yang Wajib Diketahui

205
0
SHARE
DBD 2

Virus penyakit tropis, Demam Berdarah Dengue (DBD) menginfeksi menusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang dapat berkembang biak di dalam sel Langerhand (sel kekebalan khusus pada lapisan kulit). Selama musim pancaroba, demam berdarah sering terjadi dan dapat menyerang siapa saja.

Apabila nyamuk penyebab demam berdarah menggigit manusia, virus akan masuk dan mengalir di dalam darah dan menginfeksi sel-sel tubuh yang sehat. Sistem imun akan langsung menghasilkan antibodi ketika tubuh mendeteksi kedatangan virus dengue.

DBD

Fase Demam Berdarah Dengue (DBD)

Bagi penderita biasanya akan melalui 3 fase demam berdarah sejak muncul gejala sampai benar-benar sembuh. Fase ini sering disebut juga Siklus Pelana Kuda, karena laju perkembangan penyakitnya terlihat tinngi-rendah-tinggi yang mirip alas duduk orang berkuda. Apabila siklus ini terjadi kepada seseorang, menandakan bahwa penderita sedang melawan virus dengue.

Berikut adalah 3 fase demam berdarah yang wajib diketahui :

1. Fase Demam

Fase pertama yang dirasakan saat terserang penyakit demam berdarah adalah demam tinggi yang mencapai 39-40 derajat Celcius yang berlangsung pada hari pertama sampai ketiga setelah penderita terinveksi virus. Gejala lainnya yang dirasakan penderita seperti mual, muntah, nyeri kepala, nyeri tulang sendi, dan terkadang muncul ruam mati pada kulit.

Penanganan dengan gejala yang muncul tersebut, penderita DBD harus dipastikan kebutuhan cairan tercukupi dan banyak minum untuk mencegah dehidrasi.

2. Fase Kritis

Setelah melewati fase demam, penderita rentan mengalami fase kritis atau disebut fase mengecoh. Fase ini berlangsung pada hari ketiga sampai kelima. Disebut mengecoh karena pada fase ini demam akan turun drastis hingga ke suhu tubuh normal yaitu sekitar 37 derajat Celcius, sehingga penderita akan merasa seperti sudah sembuh. Apabila kondisi ini diabaikan, menghentikan pengobatan dan tidak ditangani dengan tepat, trombosit darah akan semakin menurun yang dapat mengakibatkan perdarahan yang terlambat disadari. Indikasi ini dapat dilihat ketika penderita mengalami muntah secara terus menerus, mimisan, dan nyeri perut yang tidak tertahankan.

Penanganan untuk kondisi ini memungkinkan penderita membutuhkan penanganan medis meskipun terlihat sehat. Pasien demam berdarah akan diberikan infus dan dipantau secara rutin hingga kondisinya membaik.

3. Fase Penyembuhan

Penderita yang berhasil melewati fase kritis umumnya akan mengalami demam kembali. Namun, tidak perlu khawatir karena hal tersebut merupakan tanda penderita mulai sembuh. Fase penyembuhan terjadi sesudah hari kelima sampai ketujuh. Terkadang juga disertai ruam merah pada hampir seluruh tubuh yang akan hilang dengan sendirinya.

Penanganan pada fase ini adalah dengan memberi asupan nutrisi yang cukup dan sesuai kebutuhan terutama untuk meningkatkan daya tahan tubuh, termasuk kadar trombosit. Penderita umumnya akan membaik dan sembuh sepenuhnya dalam waktu 1 minggu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here