Home Alergi Vagina Gatal? Ini 8 Penyebab Keputihan yang Wajib Diketahui

Vagina Gatal? Ini 8 Penyebab Keputihan yang Wajib Diketahui

263
0
SHARE
keputihan 3

Penyebab Keputihan – Keputihan adalah hal lazim yang dialami oleh setiap wanita. Hampir setiap wanita merasa risih dan terganggu ketika mengalami keputihan. Apalagi jika jenis keputihannya tidak normal, terasa gatal, dan berbau. Hal tersebut pasti sangat mengganggu setiap wanita yang mengalaminya.

keputihan

 

Keputihan adalah kondisi ketika cairan atau lendir yang keluar dari vagina yang merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan serta kelembapan organ intim wanita. Ketika wanita mengalami keputihan, maka cairan yang diproduksi oleh kalenjar vagina dan leher rahim akan keluar membawa sel mati dan bakteri, sehingga proses ini menjadikan vagina terlindung dari infeksi.

Masalah penyakit keputihan dibagi menjadi dua macam, yaitu :

Keputihan Fisiologis (Alami)

Keputihan ini termasuk normal, dimana dapat terjadi oleh wanita menstruasi, perubahan hormonal, stress, kehamilan, dan aktivitas seksual. Ciri-cirinya antara lain :

  • Cairan atau lendirnya bening
  • Tekstur cair (tergantung siklus menstruasi)
  • Tidak berbau
  • Jumlahnya sedikit
  • Tidak menyebabkan gatal

Keputihan Patologis (Kelainan)

Keputihan ini termasuk tidak normal, dimana dapat terjadi akibat alergi, infeksi atau kelainan organ reproduksi wanita, serta terdapat tumor pada saluran reproduksi. Ciri-cirinya antara lain :

  • Bau yang menyengat
  • Terasa gatal
  • Memiliki warna (contoh : hujau atau keabuan)
  • Menggumpal (seperti keju)
  • Nyeri hingga gatal pada area vagina
  • Jumlahnya cukup banyak dari biasanya

Lalu, apa yang menjadi penyebab keputihan?

keputihan 2

Berdasarkan dari macamnya, keputihan yang dialami oleh setiap wanita bisa berbeda-beda. Dari mulai keluhan yang dirasakan, jumlah cairan yang keluar, hingga tekstur cairannya. Beberapa faktor yang membuat wanita rentan mengalami infeksi vagina dan menimbulkan keputihan, antara lain :

1. Terdapat iritasi di sekitar atau di dalam vagina.

2. Terlalu sering menggunakan sabun atau lotion kewanitaan yang mengandung parfum dan pewangi.

3. Mengonsumsi pil KB dan obat kortikosteroid.

4. Sistem kekebalan tubuh yang menurun (contoh : akibat HIV).

5. Terlalu sering membersihkan area vagina dengan semprotan air.

6. Menderita diabetes.

7. Melakukan hubungan seksual dan sering berganti pasangan.

8. Menipisnya dinding vagina akibat menopause.

Jika Anda mengalami keputihan dan tidak diobati dengan segera dan secara tuntas, dapat menyebabkan infeksi menyebar ke organ reproduksi sekitarnya (rahim, ovarium, dan lainnya), sehingga dapat menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi hingga kemandulan. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah keputihan, perlunya menjaga kebersihan dan kelembapan area vagina dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here