Bahaya Minuman Boba – Minuman kekinian yang memiliki cita rasa yang unik ini sedang menjadi minuman primadona di kalangan milenial. Yap, boba atau yang dikenal dengan nama bubble tea menjadi minuman paling diincar banyak orang. Minuman ini merupakan minuman teh dengan topping boba yang diperkenalkan pertama kali oleh negara Tiongkok. Karena keunikan rasanya, boba menyebar ke berbagai negara terutama Indonesia dan menyajikan berbagai varian rasa untuk memenuhi keinginan para penikmat boba.

Meskipun memiliki rasa yang unik dan dapat mengenyangkan, namun bahaya minuman boba sudah mendapat hasil dari beberapa penelitian jika sering dan berlebihan mengonsumsinya.
Lalu, Mengapa Boba Dikatakan Bahaya untuk Tubuh Kita?
Minuman boba memiliki tambahan kandungan gula seperti sukrosa, fruktosa, galaktosa, dan melezitosa. Menurut penelitian Jae Eun Min, David B. Green dan Loan Kim, kandungan gula yang terkandung sebanyak 38 gram dan tambahan kalori sebanyak 299 kcal pada setiap porsi boba. Padahal, berdasarkan pendapat dari American Hearts Association, kebutuhan gula per harinya tidak boleh lebih dari 150 kcal untuk pria dan 100 kcal untuk wanita.
Boba sendiri memiliki 2 macam warna, yaitu hitam dan putih. Boba berwarna hitam terbuat daari tapioka hitam, pati singkong, ubi, serta gula merah. Sedangkan boba berwarna putih terbuat dari pati singkong, akar kamomile, serta karamel.
Dengan takaran per gelas minuman boba pada umumnya yang dijual, kandungan gulanya sudah sangat tinggi dan melebihi batas normal. Hal tersebut dapat memicu masalah gangguan kesehatan jika sering dalam mengonsumsinya, seperti :
- Risiko penyakit jantung dan asam urat karena kandungan kalori dan gula yang tinggi.
- Risiko diabetes melitus tipe 2 karena adanya kandungan gula yang tinggi sehingga menyebabkan terjadinya resistensi insulin. Insulin sendiri adalah hormon untuk mengatur kadar glukosa dalam darah.
- Kerusakan pada hati disebabkan jumlah fruktosa dalam tubuh meningkat.
- Memicu tumbuhnya jerawat dan komedo karena kandungan gula dan susunya yang dapat menganggu keseimbangan hormon.
- Memicu obesitas karena kadar gula dan kalori memicu peningkatan deposit lemak dalam tubuh.
- Menyebabkan sembelit dikarenakan boba terbuat dari pati yang sulit dicerna oleh tubuh.

Dibalik kenikmatan yang membuat ketagihan dengan banyak macam dan keunikan rasanya, ternyata terdapat juga beberapa hal yang dapat menjadikan bahaya yang dapat mengganggu kesehatan. Namun, bukan berarti kita tidak boleh sama sekali mengonsumsinya. Perlu dibatasi dan diseimbangkan dengan gaya hidup yang sehat, ya!


















