Home Bahaya Makanan Daging Merah atau Putih, Sehat Mana?

Daging Merah atau Putih, Sehat Mana?

7
0
SHARE
Daging merah atau putih, Sehat mana

Daging sapi merupakan makanan manusia yang sangat lazim seperti halnya daging ayam, ada banyak sekali masakan Indonesia mulai dari yang modern hingga masakan tradisional yang menggunakan daging sapi. Daging yang biasa di konsumsi masyarakat ada dua jenis yaitu daging merah atau putih, lalu di antara kedua jenis tersebut mana yang kamu sukai dan sehat mana kalau menurut Anda?

Sehat mana? Daging merah atau putih. Pertanyaan ini masih menjadi perdebatan terkait mana yang lebih sehat dikonsumsi. Apakah dengan perbedaan warna ini ada perbedaan kandungan gizi dan lain sebagainya.

Daging merah atau putih, Sehat mana

Apakah daging merah lebih sehat dari pada daging putih?

Daging Merah merupakan daging yang memiliki pigmentasi yang dimiliki oleh hewan tersebut, daging dengan warna kemerahan ini biasanya pada hewan seperti sapi, kambing, dan kerbau. Sedangkan daging putih yaitu daging dengan warna yang lebih cerah seperti daging unggas dan ikan.
Daging merah atau putih ini memiliki kandungan berbagai zat yang dibutuhkan tubuh. Kedua jenis daging ini sama – sama memiliki kandungan mineral yang tinggi seperti zat besi dan zinc yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan hemoglobin (yaitu zat yang berperan untuk mengantarkan makanan ke sel tubuh).

Daging merah atau putih, Sehat mana

Bagaimana jika sering makan daging merah?

Seperti hal lainnya dimana makan suatu makanan yang sama secara terus menerus memiliki risiko negatif bagi tubuh, Menurut penelitian terlalu sering memakan daging merah dapat memicu risiko yang lebih besar pada kesehatan seperti penyakit jantung koroner, stroke, diabetes tipes 2 dan kanker.
Daging merah memiliki tingkat kolesterol dan lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging putih seperti daging ayam atau ikan. Pada daging ayam terkandung banyak asam lemak tidak jenuh dan omega 3 yang baik untuk kesehatan jantung serta dapat mencegah dari risiko penyakit degeneratif. Jadi direkomendasikan untuk memperhatikan frekuensi kita dalam memakan daging merah, meskipun kita menyukai daging merah.

Tips makan daging merah

Adapun beberapa tips makan daging merah yang dapat Anda terapkan agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan, sebenarnya tidak masalah jika Anda menyukai daging merah dibandingkan daging putih, yang perlu diperhatikan ialah porsi dan frekuensi mengonsumsinya. Anda dapat mengimbanginya dengan sayuran dan buah – buahan agar terhindar dari kadar kolesterol yang tinggi.

  • Apabila mengonsumsi daging merah perhatikan porsi untuk tidak terlalu banyak, dapat diukur dengan setengah telapak tangan saja.
  • Pilih daging merah yang tanpa lemak, lemak jenuh yang terkandung pada daging ini memiliki banyak risiko negatif bagi tubuh, ada baiknya memiliki daging sirloin, loin, atau round, yang mana merupakan daging dengan kandungan lemak rendah atau bebas dari lemak.
    • Pada daging dengan kandungan lemak yang cukup banyak lebih baik lelehkan lemak terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya, bisa dengan memanggang atau merebusnya..
  • Lakukan metode masak yang sehat, seperti merebus menumis, atau memanggang. Hindari menggoreng daging karena daging akan menyerap banyak minyak.

Apabila Anda menderita penyakit jantung atau sedang program menurunkan berat badan, lebih baik untuk memilih daging dengan pigmen putih, seperti daging unggas atau ikan, namun perlu diperhatikan juga untuk tidak makan bagian lemak dari hewan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here