Home Carpal Tunnel Syndrome Gejala dan Penyebab Penyakit Carpal Tunnel Syndrome

Gejala dan Penyebab Penyakit Carpal Tunnel Syndrome

355
0
SHARE
CTS

Penyakit carpal tunnel syndrome (CTS) adalah kondisi dimana tangan dan jari mengalami sensasi kesemutan, mati rasa, atau nyeri. Kondisi ini terjadi saat lorong karpal menyempit akibat pembengkakan jaringan di sekelilingnya, sehingga menekan saraf median. Bagian yang sering terserang penyakit ini antara lain bagian jempol, jari telunjuk, jari tengah, dan juga bagian telapak tangan. Wanita akan lebih berisiko terserang daripada laki-laki.

Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Gejala yang umum dirasakan penderita carpal tunnel syndrome seperti :

  • Kesemutan atau rasa gatal pada bagian telapak tangan dan ibu jari, atau jari telunjuk, dan jari tengah.
  • Rasa sakit seperti terbakar.
  • Otot tangan melemah
  • Mati rasa pada tangan dan bagian jari-jari tangan terutama saat malam hari, karena kondisi sedang tidur dan posisi tangan sedang rileks.
  • Pada penderita tertentu, pada pagi hari ketika bangun tidur, rasa kesemutan atau mati rasa pada tangan akan menjalar hingga ke area bahu.

Gejala-gejala di atas dapat hilang dan timbul kembali, sehingga sangat mengganggu penderitannya melakukan aktivitas sehari-sehari. Selain itu, gejala juga dapat berkembang secara perlahan-lahan dan akan bertambah parah pada malam hari.

CTS 1

Penyebab Carpal Tunnel Syndrome

Carpal tunnel syndrome dapat terjadi karena lorong karpal menyempit akibat pembengkakan jaringan di sekelilingnya, sehingga menekan saraf median. Pembengkakan jaringan tersebut disebabkan oleh beberapa hal berikut :

  • Mengidap penyakit lain. Penyakit CTS menjadi indikasi atau gejala bahwa seseorang memiliki penyakit lain pada tubuhnya, misalnya diabetes, gangguan otot hingga kekurangan tiroid.
  • Kehamilan. Wanita hamil mengalami perubahan hormon dan penumpukan cairan, sehingga wanita yang sedang hamil sering terkena penyakit CTS ini.
  • Obesitas. Kelebihan berat badan atau obesitas akan meningkatkan risiko terserangnya carpal tunnel syndrome.
  • Cedera Tangan. Apabila seseorang pernah mengalami cedera pada tangan, kemungkinan akan mengalami carpal tunnel syndrome.
  • Faktor keturunan. Apabila memiliki keluarga anggota yang menderita CTS, seseorang tersebut akan lebih berisiko terkena penyakit carpal tunnel syndrome juga.
  • Faktor pekerjaan. Tuntutan pekerjaan yang mengharuskan seseorang untuk menekuk pergelangan tangan secara berulang, misalnya mengetik, menulis, atau menggunakan mouse komputer. Hal ini dapat menciptakan tekanan yang berbehaya pada saraf median sehingga memperburuk saraf yang ada. Terutama apabila pekerjaan dilakukan pada lingkungan yang memiliki suhu dingin.

Apabila Anda mengalami gejala di atas, segera temui dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan informasi yang tepat mengenai cara mengatasi carpal tunnel syndrome untuk mencegah adanya gejala yang berlanjut.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/blueboox/mutiarakesehatan.com/wp-content/themes/icogan1.0/includes/wp_booster/td_block.php on line 997

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here