Home Fakta Unik Waspadai Penyakit Glaukoma yang Membahayakan Mata

Waspadai Penyakit Glaukoma yang Membahayakan Mata

117
0
SHARE
glukoma

Mata adalah salah satu indera yang sangat penting dan sering digunakan  di antara ke-lima indera lainnya. Mata sebagai indera penglihatan digunakan untuk melihat objek dengan jarak yang jauh maupun dekat. Gangguan atau penyakit mata juga dapat terjadi jika mata tidak dirawat dengan baik dan hati-hati. Bakteri, debu dan faktor lainnya dapat menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan mata, salah satunya penyakit glaukoma.

glukoma 1

Glaukoma atau yang sering disebut glukoma merupakan gangguan penglihatan yang ditandai kerusakan pada saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization), glaukoma masuk dalam kategori penyebeb kebutaan ke-dua setelah katarak.

glukoma 2

Penyakit glaukoma dapat berkembang pada satu atau bahkan kedua mata sekaligus dan memiliki gejala yang tidak langsung. Namun secara bertahap dan perlahan-lahan dapat menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang. Jika tanpa pengobatan atau penanganan lebih lanjut, penderita glaukoma dapat kehilangan penglihatannya terhadap objek yang berada di samping dan di sudutnya. Dan seiring berjalannya waktu, dapat menyebabkan kebutaan.

Glaukoma terbagi menjadi empat jenis, antara lain :

1. Glaukoma Sudut Tertutup

Penderita glaukoma sudut tertutup seringkali merasakan keluhan yang mengganggu, karena sakit mata yang hebat, pandangan menjadi kabur dan terlihat banyak warna di sekeliling cahaya. Bahkan beberapa penderitanya merasakan mual dan muntah.

Hal ini disebabkan oleh iris yang menonjol ke depan dan menghalangi sudut drainase yang dibentuk oleh kornea dan iris. Sehingga, cairan tidak dapat mengalir dengan baik melalui mata dan tekanan menjadi meningkat. Glaukoma jenis ini dapat mengakibatkan kebutaan dalam waktu yang relatif singkat.

2. Glaukoma Sudut Terbuka

Glaukoma sudut terbuka paling umum ditemui karena bersifat turunan dari keluarga. Penyebabnya adalah terdapat gangguan di dalam saluran mata meskipun struktur mata terlihat tampak normal. Umumnya dapat terjadi pada usia dewasa dan secara perlahan dapat berkembang selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Karena terjadi sangat lambat, sehingga sering terlambat untuk disadari.

3. Glaukoma Sekunder

Glaukoma sekunder disebabkan oleh pandangan pada uveitis (lapisan tengan mata) atau pernah terjadi cedera mata, katarak, diabetes, trauma, maupun pernah menjalani operasi mata sebelumnya. Obat mata dalam jenis tetes mata atau tablet juga dapat meningkatkan tekanan pada mata karena mengandung steroid.

4. Glaukoma Kongenital

Glaukoma kongenitan terjadi sejak lahir atau segera saat setelah bayi dilahirkan. Penyebabnya karena sistem saluran pembuangan cairan di dalam mata tidak terbentuk sempurna dan kurang berfungsi dengan baik. Sehingga tekanan pada bola mata meningkat dan menyebabkan pembesaran pada mata si bayi. Akibatnya, bagian depan mata berair dan berkabut.

glukoma 4

Glaukoma juga dapat menyerang siapa saja atau dapat terjadi pada orang dari segala usia. Dari mulai bayi hingga dewasa. Namun, faktor resiko penderita glaukoma perlu lebih diwaspadai oleh seseorang yang berusia di atas 60 tahun. Bisa saja, orang dengan mata yang tampak normal juga bisa terserang penyakit ini. Oleh karena itu, perlu adanya untuk rutin memeriksa kesehatan mata dan mengetahui gejala dan penyebab glaukoma, karena setiap penderita merasakan gejala yang berbeda-beda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here